RAGAM

Genjot UMKM Berdampak Tingkatkan PAD

SOROTMATA.ID, SAMARINDA – Agar bisa bersaing di pasaran, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Samarinda terus digenjot.

Novi Marinda Putri, Anggota DPRD Samarinda menuturkan hal tersebut saat menggelar Sosialisasi Raperda (Sosper) di Kantor Kelurahan Karang Asam Ilir, Sungai Kunjang, Minggu (20/11/2022) kemarin.

Ia mengakui saat ini DPRD Samarinda tengah menggenjot penyelesaian Rancangan Perda Perlindungan Pendistribusian Produk Lokal UMKM ke Pasar Modern.

“Mau segera kita selesaikan, agar produk UMKM kita bisa diterima dan bersaing di pasar modern,” katanya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyinggung masifnya kehadiran pasar modern di Samarinda, yang tidak berdampak signifikan bagi pendapatan asli daerah (PAD).

“Pajak dari pasar modern nggak masuk ke PAD Samarinda, langsung ke pusat. Makanya Raperda ini harus kita perjuangkan. Selain produk UMKM kita bisa masuk, PAD juga berdampak,” lanjut Novi.

Novi juga menjelaskan Perwali nomor 9 tahun 2015 tentang kewajiban pasar modern untuk menjual hasil produk UMKM Lokal.

“Mungkin tidak banyak yang tahu Perwali ini. Pasar Modern punya kewajiban menjual produk UMKM yang ada disekitarnya. Makanya Perda ini nantinya bisa menjamin produk UMKM kita,” tambahnya.

Sebelum ditetapkan menjadi Perda, Novi berharap bisa mendapat masukan dari masyarakat untuk menyempurnakan Perda nantinya.

“Sosper ini bertujuan agar kami sebelum menetapkan menjadi Perda, bisa mendapat input berharga dari masyarakat agar memenuhi segala harapan kita bersama,” pungkas Novi Marinda Putri.

(*)

1.089 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *