POLITIK

Soal Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian, KPK Sudah Tiga Kali Layangkan Panggilan ke Syahrul Yasin Limpo

SOROTMATA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.

Mendalami kasus ini, lembaga antirasuah telah melayangkan panggilan kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk dimintai klarifikasi.

Tak hanya sekali, Yasin Limpo bahkan sudah tiga kali dipanggil  terkait penyelidikan kasus tersebut.

Pertama KPK melayangkan surat panggilan ke Syahrul pada 6 Juni lalu. Namun, Syahrul mengirim surat balasan meminta penjadwalan ulang pada 9 Juni.

KPK lalu mengirim surat panggilan kedua tertanggal 12 Juni untuk pemeriksaan hari ini, Jumat (16/6). Lagi-lagi politikus NasDem itu mangkir dan meminta penjadwalan ulang pada 27 Juni. Ia telah mengirim surat ke KPK kemarin.

Kali ini Syahrul mengatakan tengah menghadiri pertemuan menteri G20 di India. Setelah itu, ia berencana ke China dan Korea Selatan dalam rangka penguatan kerja sama modernisasi pertanian dan fasilitasi pasar ekspor pertanian.

“Jadi, kami belum bisa memenuhi undangan KPK hari ini sama sekali bukan karena urusan pribadi, tetapi dalam rangka menjalankan tugas negara. Namun demikian, kami pastikan tetap menghormati KPK dan mengajukan permintaan agar dapat diperiksa pada hari Selasa, 27 Juni 2023,” kata Syahrul dalam keterangan tertulis.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri membenarkan pihaknya sudah dua kali melayangkan surat ke Syahrul. Ali mengaku penyidik telah melayangkan surat panggilan ketiga agar Syahrul hadir pada Senin 19 Juni.

“Betul, 19/6 merupakan undangan yang ketiga kalinya,” kata Ali  dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (16/6).

Ali mengatakan pihaknya meminta Syahrul hadir pada undangan berikutnya. Menurutnya, keterangan kader Partai NasDem itu dibutuhkan dalam kasus ini.

“Permintaan keterangan tersebut dibutuhkan, sehingga segera dapat kami lakukan analisis untuk menentukan sikap berikutnya pada tahap proses penyelidikan ini,” pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *