POLITIK

Airlangga Temui SBY, Demokrat Terbuka Jika Golkar Gabung Koalisi Perubahan

SOROTMATA.ID – Partai Demokrat terbuka apabila Partai Golkar ikut bergabung dalam Koalisi Perubahan.

Hal ini disampaikan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng terkait pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun, pihaknya tak bisa memutuskan sendiri, sebab harus persetujuan dari Partai NasDem dan PKS yang merupakan bagian dari Koalisi Perubahan.

“Soal koalisi kami sudah teken-teken soal koalisi itu tiga partai yakni Partai Demokrat, PKS dan Partai NasDem dan itu kami sudah solid. Tapi kalau misalkan ada partai lain ingin bergabung dengan Koalisi Perubahan tentu saja kita dari Partai Demokrat terbuka saja, tapi tentu harus dibicarakan bersama ketiga partai koalisi kami itu,” kata Andi saat ditemui di Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (29/4).

Sementara, perihal capres dan cawapres Partai Demokrat menegaskan tetap mengusung Anies Baswedan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Anies untuk menentukan sosok cawapres. Namun, dirinya enggan menerka apa yang akan dibahas oleh Airlangga pada pertemuan malam ini.

“Dan kalau soal capres dan cawapres kalau kami kan sudah jelas capresnya Mas Anies Baswedan. Urusan cawapes ya kami udah sepakat kami serahkan kepada Mas Anies untuk menentukan pada waktunya nanti,” tegas dia.

“Kita tidak mau berspekulasi kita mau dengar dulu Pak Airlangga datang silaturahim kita sambut dengan baik kawan lama apa yang akan dibicarakan nanti apa yang disampaikan beliau juga kami belum tau nanti kita lihat aja,” imbuh Andi.

Diketahui pertemuan kedua petinggi partai itu berlangsung di kediaman SBY, Puri Cikeas, Jawa Barat, Sabtu (29/4) pukul 18.30 WIB.

Andi juga menyebutkan pertemuan keduanya pasti akan membahas isu-isu politik.

“Kali ini mampir di Cikeas kita tentu saja dengan senang hati Pak SBY, ketum AHY menerima dan tentu saja kalau ketua umum partai bertemu selain silaturahim tentu saja ada persoalan-persoalan politik yang dibahas bersama dan itu wajar saja,”pungkas Andi.

(*)

1.043 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *