Wujud Sinergi Organisasi Keagamaan, Pemkot Samarinda, dan Masyarakat di Harlah NU ke-102
SOROTMATA.ID – Perayaan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102 di Kota Samarinda menghadirkan momentum kuat untuk menegaskan sinergi antara organisasi keagamaan, Pemerntah Kota (Pemkot) Samarinda, dan masyarakat dalam membangun kota yang lebih maju dan berdaya saing.
Acara yang dipusatkan di Lapangan Parkir GOR Segiri Samarinda, Minggu (18/5/2025), tidak hanya diwarnai dengan pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Samarinda masa bakti 2025–2030, dan peresmian Gedung NU Center HM. Jos Sutomo, tetapi juga rangkaian kegiatan yang menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengungkapkan bahwa perayaan Harlah NU ke-102 ini merupakan contoh nyata dari gotong-royong dan kerja sama yang produktif antara NU, pemerintah, dan masyarakat luas.
“Ini bukan hanya soal perayaan. Inilah jalan sehat yang digemari masyarakat. Selain sehat, mereka bisa menikmati bazar UMKM dan berkesempatan mendapatkan hadiah. Tapi yang lebih penting, acara ini adalah bentuk sinergi antara NU, masyarakat, dan pemerintah dalam memajukan kota,” ujar Saefuddin saat memberikan sambutan.
Bazar UMKM yang berlangsung selama sembilan hari, menurut Saefuddin, bukan hanya pasar biasa, tetapi simbol keberlanjutan ekonomi berbasis komunitas yang berperan penting dalam penguatan ekonomi umat.
“Kami berharap NU terus menjadi garda terdepan dalam mendukung penguatan ekonomi umat di Samarinda,” tuturnya.
Ketua Panitia Harlah NU ke-102, Wasiran, menyampaikan bahwa meskipun acara sempat tertunda dari rencana awal Februari, penundaan ini memberikan waktu untuk persiapan yang lebih matang dan pelaksanaan yang lebih spektakuler.
“Perubahan ini ternyata berkah. Hari ini kita peringati Harlah NU ke-102 dengan tema ‘Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat’. Ini bukan hanya milik NU, tapi momentum kita semua untuk bersatu membangun bangsa,” kata Wasiran.
Rangkaian kegiatan selama Harlah ini sangat beragam, mulai dari jalan sehat, lomba menghias donat, festival band, lomba memasak nasi tumpeng, lomba dai cilik, hafiz Qur’an, hingga pentas hadrah. Kegiatan ini semakin meriah dengan kehadiran berbagai stand UMKM yang menawarkan kuliner khas Samarinda.
Panitia juga memastikan kenyamanan pengunjung dengan menyediakan fasilitas lengkap, seperti tempat duduk yang memadai dan area bermain anak. Acara ini didukung oleh sejumlah sponsor, termasuk Aqua, BAZNAS Kota Samarinda, Bell Parfum, dan Jawa Travel.
“Pasar rakyat ini bukan hanya tempat jual beli, tapi ruang tumbuhnya kolaborasi, kebersamaan, dan kreativitas. Kami mengundang semua untuk datang, menikmati kuliner, dan merasakan semangat kebersamaan ini,” pungkas Wasiran.
(Redaksi)
