Wakil Wali Kota Samarinda Tegaskan Komitmen Toleransi di Perayaan Natal Paguyuban Tritunggal
SOROTMATA.ID – Komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, saat menghadiri kegiatan ramah tamah perayaan Natal Paguyuban Tritunggal. Kegiatan tersebut digelar sebagai momentum silaturahmi dan ungkapan syukur atas perayaan Natal yang telah dilalui bersama.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Aula Gereja Hati Kudus Yesus Mangkupalas, Samarinda Seberang, Minggu (11/1/2026). Kehadiran Wakil Wali Kota Samarinda disambut antusias oleh pengurus paguyuban dan jemaat yang hadir.
Apresiasi Pemkot Samarinda atas Perayaan Natal yang Sederhana dan Bermakna
Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ramah tamah tersebut. Ia menilai perayaan Natal yang secara sederhana namun sarat makna ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Saya mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh kebersamaan dan tidak membebani masyarakat. Kehadiran saya di sini adalah bentuk penghargaan atas undangan sekaligus komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat persaudaraan,” ujar Saefuddin.
Menurutnya, perayaan keagamaan yang dilaksanakan dengan semangat kebersamaan memiliki peran penting dalam memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk seperti Kota Samarinda.
Makna Natal sebagai Peristiwa Iman dan Pelayanan Sosial
Saefuddin menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. Lebih dari itu, Natal merupakan peristiwa iman yang mengandung nilai-nilai kasih, kebersamaan, serta pelayanan kepada sesama. Nilai-nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat membangun Kota Samarinda yang rukun, damai, dan sejahtera.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan berperan aktif sesuai kapasitas masing-masing dalam membangun Kota Samarinda,” katanya.
Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan keagamaan dan sosial menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan kedamaian kota.
Paguyuban Tritunggal Berperan Menjaga Harmoni Sosial
Dalam kesempatan tersebut, Saefuddin juga menyampaikan rasa bangganya terhadap Paguyuban Tritunggal. Ia menilai paguyuban ini telah menjadi teladan dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Samarinda.
Menurut Saefuddin, Paguyuban Tritunggal tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat ikatan sosial.
“Saya bangga melihat bagaimana paguyuban ini tidak hanya merayakan Natal secara meriah, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial yang memperkuat ikatan kekeluargaan dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Kondusivitas Kehidupan Beragama di Samarinda
Lebih lanjut, Saefuddin menyebut kondisi kehidupan umat beragama di Kota Samarinda sejauh ini berjalan dengan rukun dan damai. Seluruh pemeluk agama, menurutnya, dapat menjalankan ibadah dengan baik dan tenang tanpa adanya tekanan maupun gesekan yang berarti.
“Kondusivitas ini patut kita syukuri bersama karena menjadi modal penting dalam pembangunan kota. Namun, kita juga tidak boleh lengah atau terlena, karena dinamika sosial bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.
Ia berharap momentum perayaan Natal Paguyuban Tritunggal ini dapat bermaafat agar semakin mempererat tali kekeluargaan, tidak hanya di internal jemaat, tetapi juga dengan seluruh warga Kota Samarinda.
Pemkot Samarinda Dukung Toleransi Antarumat Beragama
Saefuddin menegaskan, Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen penuh untuk terus mendukung keberagaman dan toleransi antarumat beragama. Komitmen tersebut wujudnya melalui berbagai program, salah satunya Samarinda Harmoni, serta dialog antaragama yang rutin terlaksana.
“Melalui program-program ini, kami ingin mewujudkan Samarinda sebagai kota toleran yang maju dan sejahtera. Mari kita jaga kebersamaan ini agar generasi mendatang mewarisi kota yang damai, rukun, dan guyub,” kata Saefuddin.
Kegiatan ramah tamah perayaan Natal Paguyuban Tritunggal pun menjadi simbol kuatnya semangat persatuan dalam keberagaman yang terus tumbuh dan terjaga di Kota Samarinda.
