Tragedi Laut di Talise: KM Barcelona 5 Terbakar, Ibu Hamil Jadi Korban Jiwa
SOROTMATA.ID – Kecelakaan laut kembali mengguncang perairan Sulawesi Utara. KM Barcelona 5 terbakar hebat saat berlayar dari Talaud menuju Manado, menewaskan setidaknya satu orang, seorang ibu hamil dan memicu upaya evakuasi besar-besaran oleh otoritas maritim.
Kebakaran hebat menimpa KM Barcelona 5 di sekitar Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara, Minggu (20/7/2025), saat kapal tengah berlayar dari Talaud menuju Manado. Tragedi ini menewaskan setidaknya satu orang, seorang ibu hamil, yang jenazahnya berhasil dievakuasi ke daratan.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 WITA dan berlangsung selama hampir satu jam sebelum berhasil dikendalikan. Insiden ini langsung memicu aksi tanggap darurat dari Kementerian Perhubungan dan berbagai instansi terkait.
Kemenhub menyatakan telah mendirikan Posko Penanganan di lokasi guna memfasilitasi proses evakuasi dan memantau perkembangan di lapangan.
“Evakuasi penumpang sedang berlangsung, sebagian telah berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Likupang maupun pulau terdekat. Hingga saat ini, data terkait jumlah penumpang, korban jiwa maupun luka-luka masih dalam proses verifikasi,” kata Heri, pejabat dari Ditjen Perhubungan Laut.
Beberapa kapal penyelamat telah dikerahkan ke lokasi, termasuk KN Bima Sena milik Basarnas, KN 331 dari PLP Bitung, serta armada dari Bakamla dan pihak swasta. Evakuasi dilakukan dalam kondisi laut yang menantang, namun hingga kini terus berlanjut.
Dirjen Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, memastikan bahwa Kemenhub terus berkoordinasi dengan KSOP Manado dan Bitung, Basarnas, Bakamla, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.
“Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi erat dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ungkap Masyhud.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan laut yang kerap menimpa jalur pelayaran penumpang di wilayah timur Indonesia.
(Redaksi)
