Tahun Ini, Samarinda Bangun 7.619 Sambungan Jaringan Gas dengan Dukungan APBN
SOROTMATA.ID – Komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam menghadirkan layanan energi bersih dan efisien kembali mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Tahun ini, sebanyak 7.619 Sambungan Rumah (SR) jaringan gas (jargas) akan dibangun untuk masyarakat melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Program ini merupakan hasil sinergi antara Pemkot Samarinda dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sebagai bagian dari strategi nasional untuk memperluas akses energi ramah lingkungan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan.
Pembangunan Jargas difokuskan di dua wilayah, yakni Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir sebanyak 1.126 SR, dan Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang sebanyak 6.496 SR.
Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi tersebut karena ketersediaan Jaringan gas sebelumnya yang sudah terhubung.
“Kita tempatkan di Sidomulyo dan Sungai Pinang Dalam. Karena jaringan terakhir ada di Sidomulyo, jadi kita tinggal menyambung lagi. Induknya nanti dikontrol dari KNPI 1 dan Merdeka 4,” katanya.
Ia juga menegaskan, warga tidak dikenakan biaya tambahan untuk mendapatkan Jargas tersebut. Sistem pembayaran hanya dilakukan per bulan sesuai pemakaian, dengan estimasi sekitar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu.
“Bayarnya seperti listrik atau air. Kami juga sudah koordinasi dengan Bank Samarinda untuk memudahkan pembayaran,” ujarnya.
Pemerintah berharap hadirnya Jargas dapat mengurangi antrean panjang pembelian LPG 3 kilogram yang kerap terjadi.
“Kalau sudah ada jaringan gas masuk rumah-rumah, untuk apa lagi antre gas? Malah lebih murah dibandingkan LPG,”ucapnya.
Proses pembangunan Jargas dijadwalkan dimulai Oktober mendatang. Pemkot Samarinda optimistis program ini mampu menjangkau lebih banyak kelurahan pada tahun berikutnya.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa berlanjut, karena tahun ini ada efisiensi anggaran,” pungkasnya.
(*)
