INTERNASIONAL

Konflik Belum Berakhir, Rusia Tuding AS Menghasut Ukraina Agar Perang Makin Memanas

SOROTMATA.ID – Hubungan Rusia dan ukraina hingga saat ini masih belum menunjukkan tanda-tanda perdamaian.

Hubungan kedua negara mulai memanas sejak Rusia melakukan invasi ke Ukraina pada Feberuari 2022 lalu.

Belakangan ini Rusia menuduh Amerika Serikat menghasut Ukraina untuk meningkatkan eskalasi perang dengan mendukung serangan ke sejumlah target Moskow di Crimea.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, meluncurkan komentar itu menanggapi pernyataan Wakil Menteri urusan Politik AS, Victoria Nuland.

“Sekarang penghasut perang, Amerika, telah melangkah lebih jauh, Mereka menghasut rezim Kyiv untuk meningkatkan perang,” kata Zakharaova belum lama ini.

Ia kemudian berujar, “Mereka (AS) memasok senjata dalam jumlah besar, menyediakan intelijen dan berpartisipasi secara langsung dalam merencanakan operasi tempur.”

Zakharova juga memperingatkan Washington secara langsung agar tidak terlibat dalam konflik di Eropa Timur itu karena “Orang-orang gila” bermimpi mengalahkan Rusia.

Sebelumnya, Nuland mengatakan Crimea harus demiliterisasi dan AS akan mendukung serangan Ukraina terhadap target di semenanjung.

“Tak masalah apa keputusan Ukraina soal Crimea apakah mereka akan menyerang dan yang lain, Ukraina tak akan aman kecuali Crimea setidaknya, minimal, demiliterisasi,” kata Nuland kepada lembaga think tank Carnegie Endowment for International.

Ia juga mengatakan Rusia memiliki sejumlah instalasi militer yang penting di Crimea terkait operasinya di Ukraina.

“Itu adalah target yang sah, Ukraina menyerang mereka dan kami mendukungnya,” ujar Nuland.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *