Jenderal Militer Rusia Ungkap Pasukannya Mudah Digempur Ukraina, Sebut Penggunaan Telepon Seluler Jadi Penyebab
SOROTMATA.ID – Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan sebanyak 63 tentara Rusia tewas di Ukraina timur saat pasukan Ukraina menyerang sebuah kamp menggunakan sistem Himars yang dipasok AS.
Salah satu jenderal militer Rusia mengakui ada kesalahan fatal sehingga Ukraina dengan tepat sasaran melakukan serangan di markas tentara Rusia yang berada wilayah pendudukan Moskow, Makiivka, Donetsk.
Letnan Jenderal Sergei Sevryukov mengatakan, kesalahan fatal tersebut adalah sejumlah pasukan Rusia menggunakan telepon seluler sehingga keberadaanya mudah dilacak oleh musuh.
Moskow sebelumnya mengakui 63 tentaranya tewas dalam gempuran dari Ukraina.
Angka itu jauh lebih rendah dari klaim Kyiv yang menyatakan sekitar 400 tentara Rusia tewas dalam bombardir tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia kemudian menyebut bahwa Ukraina menggunakan roket High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) buatan Amerika Serikat dalam menggempur basis sementara pasukan Rusia di Ukraina.
Pengakuan kekalahan besar dari militer Rusia mengemuka setelah jurnalis perang Rusia menyalahkan para komandan di medan tempur tidak becus.
Inkompetensi para komandan militer Rusia itu dinilai jadi penyebab banyak pasukan dari Moskow yang tewas hingga terluka parah jadi sasaran empuk Ukraina.
Sevryukov kemudian mengatakan Saat ini komisi tengah bekerja untuk menyelidiki situasi yang telah terjadi.
“Saat ini komisi tengah bekerja untuk menyelidiki situasi yang telah terjadi,” tutur Sevryukov seperti dikutip dari AFP.
“Tapi jelas sekali bahwa penyebab utamanya karena penggunaan telepon seluler aktif oleh para personel dalam jangkauan senjata musuh. Itu jelas bertolak belakang dengan larangan,” kata Sevryukov.
(*)
