AdvetorialDPRD Kaltim

Kaltim Kekurangan Ribuan Tenaga Kesehatan, Komisi IV DPRD Minta Pemerintah Bertindak Cepat

SOROTMATA.ID – Kalimantan Timur (Kaltim) masih menghadapi persoalan serius dalam sektor kesehatan, yakni kekurangan tenaga kesehatan (nakes).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kaltim, sebanyak 48 dari total 188 puskesmas di provinsi ini masih kekurangan sembilan jenis tenaga kesehatan. Mulai dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, hingga tenaga farmasi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga medis di Kaltim mencapai angka empat ribu orang.

Namun saat ini baru terpenuhi sekitar dua ribu, dan distribusinya pun belum merata.

“Kaltim itu perlu empat ribu dokter, saat ini masih dua ribuan dan sebarannya tak merata,” ungkapnya, Rabu (14/5/2025).

Selain itu, Andi Satya menjelaskan pemerintah harus menyusun strategi jangka pendek dan panjang untuk mengatasi kekurangan ini.

Dalam jangka pendek, dirinya meminta agar Pemprov menjalin kerja sama dengan kampus-kampus besar di luar daerah untuk mendistribusikan dokter ke wilayah-wilayah yang kekurangan.

“Lewat kerja sama itu, pendistribusian dokter-dokter ke daerah yang membutuhkan nakes bisa cepat terisi,” ucapnya.

Untuksolusi jangka panjang, politisi dari partai Golkar tersebut mendorong agar pemerintah membiayai anak-anak daerah untuk menempuh pendidikan profesi kesehatan, kemudian diwajibkan kembali dan mengabdi di daerah asal mereka.

“Dibiayai, setelah lulus suruh kembali mengabdi ke daerahnya. Khususnya daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar),” pungkasnya.

(ADV/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *