Jumlah Penduduk Diperkirakan Meningkat Saat Arus Balik Lebaran, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkot Samarinda
SOROTMATA.ID, SAMARINDA – Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah kini telah usai.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali bersiap menghadapi arus balik mudik lebaran.
Dalam menghadapi arus balik lebaran, Peran aktif lurah memantau kedatangan setiap penduduk adalah langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan.
Termasuk rawannya tindak kriminalitas karena kepadatan penduduk.
Demikian diungkapkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Sebab pada perkiraan arus balik, pasca lebaran Idulfitri 1444 Hijriyah saat ini, diperkirakan jumlah penduduk yang akan datang melebihi jumlah pergi.
Hal itu disebabkan adanya ledakan jumlah pekerja yang datang untuk pengerjaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Kita sudah rapat koordinasi dengan seluruh OPD, camat dan lurah. Kita akan pantau sejak pergerakan tiket masuk dan bandingkan dengan tiket keluar. Kita terus tingkatkan kewaspadaan dan koordinasi,”ucap Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Selasa (25/4/2023).
Pemantauan terhadap arus balik dipaparkan Andi Harun untuk mengantisipasi kerawanan sosial di tengah masyarakat Kota Tepian sebagai kota penyangga IKN Nusantara.
“Kita akan tempatkan lurah untuk monitoring penduduk bersama dengan capil (Disdukcapil Samarinda). Sehingga kita bisa mengetahui jumlah penduduk yang masuk. Karena diperkirakan akan meningkat seiring dengan pembangunan IKN,” terangnya.
“Dari sisi lingkungan kita nantinya bisa petakan di mana sebaran (pendatang) di kota ini (Samarinda), sehingga para lurah dan camat bisa melaporkan kepada pemrintah perkembangan pertambahan arus balik,” lanjut Andi Harun
“Kemudian tetap melakukan koordinasi dengan Forkopimda. Sehingga keadaan dipastikan aman dan tidak menimbulkan kerawanan sosial,” pungkasnya.
(Advertorial)
