Upaya Pemerintah Berantas Kemiskinan, DPRD Samarinda Beri Apresiasi
SOROTMATA.ID, SAMARINDA — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain menyoroti masalah kesenjangan sosial, termasuk kemiskinan ektream di Kota Samarinda.
Sani berharapa pemerintah bisa mengambil langkah dalam menyeselesaikan persoalan ini.
Anggota legislatif Kota Tepian dari Fraksi PKS itu mengatakan memang tidak ada jaminan kemiskinan bisa dihapuskan.
Namun demikian Sani mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang sudah berusaha maksimal untuk memenuhi target tersebut.
“Tidak ada jaminan, tapi saya melihat Pemkot sudah berusaha. Namun kan, Samarinda ini tidak hanya tergantung sendiri, jadi dia juga masih bergantung dengan provinsi dan nasional,” kata Sani Belum lama ini.
Sebab, Sani melihat kemiskinan ekstrem itu tidak akan terjadi, jika ada kebijakan yang menguntungkan secara nasional. Beberapa diantaranya seperti harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diturunkan, dan lapangan kerja yang terbuka tanpa persyaratan yang sulit.
Bahkan, target zero persen miskin ekstrem yang diberikan hingga akhir tahun ini menurut Sani tidak memungkinkan, apalagi ditambah kondisi kepemimpinan dan keuangan saat ini. Tetapi dia optimis jika kemiskinan ekstrem bisa dikurangi.
Dia mengatakan, penyebab terbesar terjadinya kemiskinan ekstrem karena lapangan pekerjaan yang sulit. Masuk akal saja, karena jika seseorang tidak memiliki penghasilan, sementara dia harus melanjutkan hidup, seperti makan dan lainnya, maka tak heran dia masuk kategori miskin ekstrem.
Hal ini ternyata sudah dibincangkan Komisi IV DPRD Samarinda bersama dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda.
“Ada memang kami pembahasan program dengan Dinsos PM. Saya lihat sudah mengarah ke penurunan kemiskinan ekstrem, dan saya hargai itu,” pungkasnya.
(Advertorial)
