DPRD Kaltim Kunjungi BAPPEDA DKI Jakarta untuk Pelajari Penyusunan RKPD
SOROTMATA.ID – Kelompok Kerja (Pokja) Eksternal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi DKI Jakarta. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mempelajari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, yang dianggap sebagai referensi penting untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di Kaltim.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Eksternal DPRD Kaltim, Salehuddin, dan diterima dengan baik oleh Kartiono Agung Trimanto, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian BAPPEDA DKI Jakarta. Dalam kesempatan ini, beberapa anggota Pokja Eksternal DPRD Kaltim turut hadir, seperti Syaid Muziburrachman, Andi Muhammad Afif Reyhan Harun, Akhmed Reza Fachlevi, Safuad, dan Husin Djufri.
Salehuddin menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh wawasan dan informasi tentang mekanisme penyusunan RKPD yang diterapkan di DKI Jakarta, yang dikenal dengan pendekatan kolaboratif dan partisipatif.
“Kami ingin mempelajari tahapan-tahapan dalam penyusunan RKPD yang ada di Jakarta, agar bisa mengadopsi praktik terbaiknya di Kaltim. Hal ini penting untuk memperkuat proses perencanaan pembangunan di Kaltim agar lebih terstruktur dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih baik,” ujar Salehuddin.
Dalam pertemuan tersebut, Kartiono Agung Trimanto memaparkan dengan rinci tentang bagaimana proses penyusunan RKPD di DKI Jakarta melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat. Proses ini, menurut Kartiono, dilakukan dengan pendekatan yang sangat partisipatif untuk memastikan bahwa rencana pembangunan yang disusun dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak positif yang nyata.
“Kami bekerja sama dengan banyak stakeholder, dari pemerintah hingga masyarakat, untuk memastikan rencana yang kami susun benar-benar tepat sasaran,” jelas Kartiono.
Diharapkan, kunjungan ini memberikan gambaran yang lebih jelas dan komprehensif bagi DPRD Kaltim dalam menyusun RKPD yang akan datang. Salehuddin berharap bahwa dengan adanya informasi yang diperoleh selama kunjungan ini, DPRD Kaltim dapat merancang rencana pembangunan yang lebih inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kaltim.
“Kita ingin menciptakan rencana pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, dan prosesnya lebih transparan serta melibatkan partisipasi publik,” tambahnya.
Dengan memanfaatkan pengalaman dan praktik terbaik dari DKI Jakarta, DPRD Kaltim berharap dapat memperbaiki mekanisme perencanaan pembangunan di wilayahnya, menjadikannya lebih efisien, terarah, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
(ADV)
