Advetorial

Atasi Masalah Stunting, DPMD Kukar Dorong Peran Posyandu

SOROTMATA.ID — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) dorong peran posyandu dalam mengatasi persoalan stuntig.

Dorongan ini sebagaimana disuarakan Kepala DPMD Kukar Arianto. Ia mengatakan sejatinya harus ada 5 anggota di dalam Posyandu dalam memberikan pelayanan ke masyarakat.

Namun demikian, ia mengatakan jumlah kader di setiap poyandu yang memberikan pelayanan masyarakat di Kukar masih kurang.

“Tahun 2023 kemarin baru satu orang kader Posyandu yang kita berikan pelatihan, yakni Ketua Posyandunya.  Untuk tahun 2024 ini kita upayakan menambah lagi sebanyak dua orang di setiap Posyandu,” ujar Arianto belum lama ini.

Lanjut dijelaskannya, DPMD sudah inventarisasi Posyandu yang ada di Kabupaten Kukar. Jumlahnya ada sekitar 799 Posyandu balita.

Namun, dari jumlah tersebut, ucapnya, ada sekitar 60 persen dari Posyandu di Kukar gedungnya belum layak.

Sehingga ada kekhawatiran atau keengganan sasaran Posyandu untuk terlibat di dalamnya.

“Ini yang menjadi perhatian pemerintah, bagaimana kita meresponnya untuk bisa meningkatkan kesadaran sasaran Posyandu. Jadi kita akan perbaiki atau dirikan bangunan baru,” ungkapnya.

Ia berharap dengan mengoptimalisasikan kader-kader Posyandu yang sudah terbentuk, permasalahan stunting di Kukar dapat diatasi dengan baik.

“Harapannya pelayanan Posyandu bisa semakin optimal dalam memberikan wawasan serta upaya mencegah dan menangani stunting sejak dini,” pungkasnya.

(ADV/Kukar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *