AdvetorialDPRD Kaltim

Anggota DPRD Kaltim Salehuddin, Soroti Keamanan Acara HUT yang Berujung Tragedi di SMAN 3. Samarinda

SOROTMATA.ID – Insiden ledakan balon helium yang terjadi di acara Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 3 Samarinda menyisakan duka mendalam bagi komunitas sekolah tersebut. Sebanyak lima siswa dilaporkan mengalami luka bakar serius akibat ledakan yang tak terduga. Peristiwa ini, yang seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan, kini berujung pada tragedi yang mengingatkan kita akan pentingnya faktor keamanan dalam setiap kegiatan yang melibatkan siswa.

Salehuddin, anggota DPRD Kalimantan Timur, menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa keamanan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap acara yang melibatkan pelajar, baik formal maupun informal.

“Kegiatan seperti ini seharusnya menjadi momen bahagia, bukan tragedi. Saya sangat menyayangkan insiden ini, terutama karena terjadi di lingkungan sekolah yang seharusnya mengutamakan keselamatan siswa,” ujar Salehuddin.

Ia mengingatkan bahwa baik dalam kegiatan belajar mengajar, ekstrakurikuler, hingga perayaan seperti HUT, keselamatan merupakan hal yang tak bisa ditawar.

“Setiap kegiatan yang melibatkan banyak siswa, baik itu yang sifatnya wajib maupun tidak, harus diperhatikan dari segi keamanan. Ini bukan hanya soal pelaksanaan acara, tapi juga tanggung jawab untuk menjaga keselamatan semua yang terlibat,” tegasnya.

Salehuddin juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap praktik-praktik yang sering kali mengabaikan aspek keselamatan, seperti dalam beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang berisiko tinggi.

“Beberapa kegiatan ekstrakurikuler, meski tidak wajib, tetap melibatkan banyak siswa, dan sering kali ada yang memaksakan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka,” tambahnya.

Politisi ini pun menilai bahwa insiden seperti ini harus menjadi pelajaran penting bagi sekolah lain.

“Kejadian ini seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak, terutama di sekolah-sekolah lain, untuk lebih memperhatikan prosedur keamanan dalam setiap acara. Jangan sampai ada lagi korban jiwa hanya karena kelalaian,” ujar Salehuddin. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan seperti kelulusan atau kunjungan sekolah pun harus dijaga dengan ketat dari segi keamanan dan keselamatan.

Sebagai penutup, Salehuddin berharap agar insiden ini mendorong pihak sekolah untuk lebih bijak dalam merencanakan kegiatan, agar kejadian serupa tidak terulang lagi. “Kita semua berharap ini tidak terjadi lagi. Setiap acara harus dipastikan aman agar tak ada lagi siswa yang menjadi korban,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *