POLITIK

NasDem Beri Syarat Sebelum Deklarasi Koalisi Perubahan, Demokrat dan PKS  Diminta Deklarasikan Anies sebagai Capres

SOROTMATA.ID – Partai NasDem memberikan syarat kepada Partai Demokrat dan PKS sebelum mendeklarasikan koalisi perubahan.

Demokrat dan PKS diminta untuk mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) yang bakal diusung.

Hal ini disampaikan Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie alias Gus Choi.

Gus Choi mengatakan, setelah kedua Partai Politik itu mendeklarasikan Anies, baru ketiga partai akan meresmikan ‘koalisi perubahan’.

Gus Choi memperkirakan deklarasi PKS dan Demokrat akan dilakukan pada akhir bulan ini atau akhir Februari.

“Yang saya denger nanti PKS deklarasi sendiri, Demokrat juga mungkin sendiri. Mungkin setelah itu kemudian bareng-bareng. Nah,untuk lebih jelasnya tanya ke Demokrat sama PKS. Kan mereka yang harus mengumumkan,” kata Gus Choi, saat dikonfirmasi, dikutip Jumat (13/1).

“Info-info yang kami dengar seperti itu. Intinya mereka tetap mendukung Anies. Nah, deklarasinya diperkirakan akhir Januari atau akhir Februari, kira-kira begitu yang saya dengar,” lanjutnya.

Lanjut ia mengatakan, mendeklarasikan koalisi perubahan nanti sekaligus dengan deklarasi cawapres dari Anies Baswedan.

“Deklarasi capres, saya dengar deklarasi capres dulu. Deklarasi Anies, terus suatu saat deklarasi bareng, mungkin gitu. Ini kan ketika deklarasi bareng mungkin sekaligus dengan cawapres,” ucap Gus Choi.

“Ya setelah mereka mencapreskan Anies (kita deklarasikan koalisi). Kan kita tidak terburu-buru kan. Melihat perkembangan politik di luar juga. Mempertimbangkan berbagai situasi politik,” sambungnya.

Diketahui, Partai Demokrat mengusulkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres Anies Baswedan. Sementara PKS mendorong Ahmad Heryawan.

Gus Choi menyebutkan, NasDem masih membuka luas diskusi soal sosok cawapres Anies. Yang pasti, menurutnya ketiga partai sesudah sepakat bahwa siapa pun cawapresnya dapat mendongkrak suara dan saling mengisi dengan Anies.

“Semua usulan kan harus ditampung, dibicarakan bersama dan ujungnya adalah siapa pun harus diterima asal memang cawapresnya itu bisa mendongkrak suara, bisa memenuhi kelemahan Mas Anies. Sehingga kelemahan bisa diisi, kekurangan bisa dilengkapi di situ,” pungkasnya.

(*)

1.174 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *