Gunung Semeru Erupsi, Ini Pengertian dan Jenis-jenis Erupsi
SOROTMATA.ID – Indonesia memiliki ratusan gunung api yang masih aktif hingga saat ini.
Dilansir dari magma.esdm.go.id, Indonesia memiliki jumlah gunungapi aktif sebanyak 127, terbanyak di dunia dan menduduki peringkat pertama dengan jumlah korban jiwa terbanyak. Dari 127 gunung api tersebut, hanya 69 gunung api aktif yang dipantau oleh PVMBG.
Oleh sebab ini, tak heran jika di Indonesia kerap kali terjadi peristiwa erupsi gunung api.
Seperti yang terjadi di pada gunung api Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi, Minggu (4/12/2022) dini hari.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis Sumber Awan Panas Guguran [APG] berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava, yang berada sekitar 800 meter dari puncak.
“Sumber Awan Panas Guguran [APG] berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava, yang berada sekitar 800 meter dari puncak [Kawah Jonggring Seloko],” demikian tulis PVMBG dikutip dari laman resminya, Minggu (4/12/2022).
Pos pantau juga melaporkan titik kolom abu teramati kurang lebih 1.500 meter di atas puncak.
“Telah terjadi erupsi G Semeru, Jawa Timur pada 04 Desember 2022 pukul 02:46 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak (± 5.176 m di atas permukaan laut),” tulis PVMBG dalam laman resminya soal Gunung Semeru erupsi.
“Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi 0 detik,” lanjut PVMBG.
Pengertian Erupsi
Lantas apa itu erupsi gunung api?
Erupsi adalah peristiwa keluarnya magma dari gunung api menuju permukaan bumi.
Erupsi yang dikeluarkan bisa secara efusif maupun eksplosif. Erupsi efusif terjadi di mana lava keluar secara perlahan dan mengalir tanpa diikuti dengan suatu ledakan. Kemudian, erupsi eksplosif adalah magma yang keluar dari gunung api dalam bentuk ledakan dan terbentuk endapan piroklastik.
Sumber Erupsi
Berdasarkan sumbernya erupsi terbagi menjadi empat, mulai dari erupsi pusat, erupsi samping, erupsi celah, dan erupsi, eksentrik. Berikut informasinya.
1. Erupsi Pusat: Erupsi keluar dari kawah utama
2. Erupsi Samping: Erupsi keluar dari lereng tubuh
3. Erupsi Celah: Erupsi keluar dari retakan atau sesar yang memanjang
4. Erupsi Eksentrik: Erupsi samping, namun magmanya keluar langsung dari dapur magma melalui kepundan tersendiri, bukan kepundan pusat yang menyimpang ke samping.
(*)
