DPRD Kota Samarinda

DPRD Samarinda Soroti Dampak Sosial Gangguan Air Bersih, Dorong Perumdam Tingkatkan Layanan Distribusi

SOROTMATA.ID  – Layanan air bersih di Kota Samarinda kini tidak hanya dipandang sebagai persoalan teknis distribusi, tetapi juga sebagai masalah sosial yang berpotensi mengganggu aktivitas warga secara luas.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menegaskan bahwa gangguan suplai air bersih yang berlarut-larut dapat menimbulkan efek domino terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan hingga keberlangsungan usaha kecil.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menekankan bahwa air bersih adalah hak dasar warga yang harus dijamin oleh pemerintah daerah melalui Perumdam Tirta Kencana.

Menurutnya, layanan ini tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut kualitas hidup masyarakat.

“Pelayanan kerbutuhan air bersih harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan utama masyarakat,” tegasnya.

Gangguan distribusi air bersih yang berkepanjangan dinilai berpotensi mengganggu berbagai aspek kehidupan warga. Mulai dari kebutuhan rumah tangga sehari-hari, kesehatan, hingga keberlangsungan usaha kecil di lingkungan permukiman. DPRD menilai bahwa dampak gangguan ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Apabila terjadi gangguan disritbusi yang terlalu lama, maka aktivitas warga tentu akan ikut terganggu,” ujar Helmi.

Selain evaluasi distribusi, DPRD Samarinda juga menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur jaringan perpipaan. Helmi menilai pembenahan jaringan distribusi menjadi langkah strategis agar pelayanan air bersih dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Peningkatan jaringan pipa dan pemeliharaan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang lebih maksimal tanpa mengalami gangguan distribusi dalam waktu berkepanjangan,” pungkasnya.

Dorongan DPRD Samarinda ini menunjukkan komitmen lembaga legislatif daerah dalam memastikan layanan publik berjalan optimal.

Air bersih sebagai kebutuhan dasar harus menjadi prioritas utama, karena menyangkut kualitas hidup masyarakat. DPRD menegaskan bahwa langkah cepat dan tepat dari Perumdam Tirta Kencana akan menjadi kunci dalam mengatasi persoalan distribusi.

Dengan adanya pemetaan wilayah rawan, evaluasi menyeluruh, serta peningkatan infrastruktur jaringan, diharapkan pelayanan air bersih di Samarinda dapat lebih merata dan berkelanjutan.

DPRD menekankan bahwa keberhasilan program ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

(dprdsmd)

1.027 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *