Wacana Prabowo Dua Periode Kian Menguat, Ini Tanggapan NasDem
SOROTMATA.ID – Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menilai tingginya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto membuka ruang bagi wacana kepemimpinan dua periode.
Saan menyebut tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo yang hampir menyentuh 80 persen menjadi modal besar bagi wacana tersebut.
“Kan nggak ada masalah sebelumnya, kalau dilihat dari approval rating hari ini kan hampir 80 persen tingkat kepuasan,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Menurut Wakil Ketua DPR itu, capaian kinerja selama lebih dari satu tahun membuat wacana dua periode semakin masuk akal.
“Apa yang dilakukan Pak Prabowo satu tahun lebih ini kan berarti juga mendapatkan apresiasi dengan approval rating tinggi, dan tentu membahagiakan semua,” tambahnya.
“Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu wacana 2 periode itu kan ya masuk akal ya,” imbuh dia.
Dukungan dari NasDem ini menambah daftar partai yang mulai membuka ruang bagi kemungkinan Prabowo kembali maju di periode berikutnya.
Gerindra Dukung Prabowo Dua Periode
Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menyerukan Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan dua periode.
Hal ini ia sampaikan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
“Kalau saya mengatakan Gerindra jawabannya menang, Prabowo jawabannya Presiden, Presiden jawabannya dua periode,” kata Muzani.
“Gerindra, menang. Prabowo, presiden. Presiden, dua periode,” imbuh Muzani yang disambut teriakan kader.
Lebih lanjut Muzani mengatakan sejak dilantik menjadi presiden, Prabowo sudah memikirkan rakyat.
Prabowo, kata dia, ingin menghapus hutang para petani, menghapus hutang para nelayan, menghapus hutang para UMKM.
Menurutnya, hutang-hutang itu membuat masyarakat terbebani.
“Maka kemudian dengan kekuasaan yang diberikan oleh rakyat, Presiden Prabowo menghapus utang petani, menghapus utang UMKM, menghapus utang nelayan,” katanya.
Ia juga mengatakan Prabowo berusaha menekan ongkos naik haji pada 2025 dan 2026.
“Catatan lain, kemudian dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2025, Presiden Prabowo menekankan agar biaya ongkos naik haji diturunkan. Maka itulah pertama kali dalam sejarah, biaya naik haji turun cukup signifikan,” ujarnya.
PKB Dukung Prabowo Dua Periode
Prabowo dua periode tidak hanya menggema dari internal Partai Gerindra. Dukungan juga datang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebelumnya, Ketua DPP PKB, Syaiful Huda, menegaskan partainya telah sepakat mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode.
Ia menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan keputusan bulat dari PKB. Meski demikian PKB belum membahas mengenai calon wakil presiden.
“Ya PKB bulat dukung untuk minimal dua periode,” kata Huda kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Huda menekankan bahwa saat ini PKB hanya fokus memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo. Ia menambahkan bahwa diskusi internal partai belum menyentuh soal calon wakil presiden.
“Sementara ini yang jadi diskusi kita mendukung Pak Presiden dulu. Kita belum, belum ngomongin soal cawapres,” sambungnya.
Menurut Huda, PKB menilai banyak program strategis pemerintah yang harus berlanjut.
“Belum, kita belum ngobrolin itu (cawapres). Sementara ini fokus kita bantu Pak Prabowo dan melihat beberapa agenda strategis beliau, terutama yang menjadi preferensi kuat PKB adalah menyangkut soal keinginan beliau membikin sistem ekonomi baru, yang kami sebutnya sebagai sistem perubahan sistem ekonomi konstitusi itu,” jelasnya.
Dukungan dari PAN
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno. Namun Eddy menyebut perihal cawapres tergantung simbiosis dan kerja sama.
“Saya kira Pak Zulkifli Hasan, ketua umum saya, pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang. Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo tiga kali dalam tiga pilpres,” kata Eddy kepada wartawan di DPR RI, Jakarta, Kamis (5/2).
(*)
