RAGAM

Syukuran dan Doa Bersama Warnai Serah Terima Ambulans di Masjid Al-Azhar Kelurahan Harapan Baru

SOROTMATA.ID – Peran rumah ibadah sebagai pusat pelayanan sosial kembali mendapat tempat di tengah masyarakat. Hal tersebut tergambar dalam acara Syukuran dan Doa Bersama yang diselenggarakan warga di Masjid Al-Azhar, Jalan Jati Blok C RT 027, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud syukur atas hadirnya satu unit ambulans baru yang dipersembahkan untuk kebutuhan sosial warga sekitar.

Sejak pukul sore, suasana masjid dipenuhi kehangatan dan semangat kebersamaan. Warga, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta para undangan hadir untuk menyaksikan langsung penyerahan fasilitas yang dinilai sangat dibutuhkan, terutama dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Acara turut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri dan anggota DPRD Kota Samarinda Joha Fajal. Kehadiran keduanya semakin menguatkan komitmen pemerintah daerah dalam memberi dukungan terhadap pelayanan kesehatan berbasis komunitas dan peran rumah ibadah dalam penguatan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga Harapan Baru atas sambutan hangat dan kebersamaan yang ditunjukkan. Ia menilai bahwa hadirnya ambulans tersebut merupakan bukti nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan layanan publik.

“Terima kasih atas undangannya dan kebersamaan yang luar biasa ini. Saya merasakan betul semangat gotong royong warga Harapan Baru,” ujar Saefuddin Zuhri.

Ia menekankan bahwa fasilitas ambulans bukan sekadar kendaraan medis, melainkan simbol kepekaan sosial dan kesiapsiagaan warga terhadap musibah dan keadaan tak terduga.

Lebih jauh, Saefuddin menjelaskan bahwa pengadaan sarana kesehatan seperti ambulans memiliki dampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan darurat. Dalam situasi kritis, kecepatan penanganan menjadi kunci, sehingga kehadiran ambulans yang siap digunakan sangat penting bagi warga.

“Ambulans ini bukan sekadar alat transportasi. Ini adalah bentuk kepedulian, bentuk hadirnya pemerintah dan masyarakat ketika warga kita membutuhkan pertolongan cepat,” tegasnya.

Saefuddin Zuhri juga mengajak pengurus masjid dan warga untuk menjaga amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pengelolaan kolektif dan pemeliharaan berkelanjutan menjadi kunci agar ambulans tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang.

“Mari kita jaga dan manfaatkan dengan baik. Ambulans ini harus dirawat, dijaga, dan digunakan untuk kepentingan umat. Pemerintah hadir, tetapi kekuatan sesungguhnya ada pada kebersamaan kita,” ungkapnya.

Selain apresiasi terhadap masyarakat, Saefuddin juga menyampaikan harapan besar bahwa fasilitas ini akan menjadi penolong bagi warga di waktu-waktu genting, baik untuk keperluan medis, evakuasi darurat, maupun kepentingan sosial lainnya.

Ia meyakini bahwa dengan dukungan warga, Masjid Al-Azhar dapat menjadi contoh model layanan sosial di tingkat kelurahan.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Samarinda Joha Fajal turut memberikan pandangannya terkait bantuan ini. Ia mengaku bangga karena Masjid Al-Azhar menjadi salah satu titik yang sering dikunjungi pemerintah maupun lembaga publik, menunjukkan adanya nilai lebih dan kedekatan emosional antara masyarakat dan pemangku kebijakan.

“Banggalah tempat ini sering didatangi. Itu artinya ada hal istimewa, ada nilai yang membuat kita terus ingin hadir di sini,” ujar Joha.

Sebagai wakil rakyat, Joha menegaskan bahwa dirinya adalah mitra pemerintah. Ia ingin memastikan bahwa program-program yang bermanfaat bagi masyarakat harus mendapat dukungan penuh dari legislatif.

“Sebagai anggota DPRD, kami adalah mitra pemerintah. Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucapnya.

Joha juga mengajak warga untuk saling mendoakan pemimpin agar senantiasa sehat dan mampu menjalankan amanah.

“Mari kita doakan para pemimpin kita agar sehat dan terus membersamai kita semua,” tambahnya.

Di sisi lain, pengurus Masjid Al-Azhar, Ustadz Juni, menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, fasilitas ambulans ini akan sangat membantu kegiatan sosial masyarakat, terutama saat terjadi keadaan darurat yang membutuhkan penanganan cepat.

“Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Insyaallah ambulans ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan masyarakat,” ujar Ustadz Juni.

Ia juga menjelaskan bahwa pengurus masjid telah menyiapkan tim kecil untuk mengatur mekanisme penggunaan ambulans agar lebih terstruktur dan tepat sasaran.

Dengan demikian, fasilitas tersebut benar-benar menjadi penolong bagi siapa pun yang membutuhkan.

Acara syukuran kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Warga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Banyak dari mereka berharap kehadiran ambulans ini menjadi awal dari penguatan layanan sosial lainnya di masa mendatang.

Bagi Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri, momentum ini menjadi pengingat bahwa Samarinda memiliki kekuatan besar yang bersumber dari kebersamaan warga.

“Kita kuat karena kita bersama. Semoga segala niat baik ini menjadi berkah bagi semua,” pungkasnya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *