DPRD Samarinda Apresiasi Program Sekolah Rakyat, Bentuk Keberpihakan Negara pada Pendidikan
SOROTMATA.ID – Sri Puji Astuti, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda memberikan dukungan penuh terhadap peluncuran Program Sekolah Rakyat di Kota Samarinda.
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan yang diinisiasi oleh pemerintah pusat untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Program ini dirancang untuk membantu mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam menjawab persoalan akses pendidikan yang masih menjadi kendala utama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan mereka yang putus sekolah.
Sebagai legislator yang membidangi urusan pendidikan dan kesejahteraan rakyat, Puji melihat program ini sebagai bentuk transformasi pendidikan yang inklusif, dengan orientasi pada keadilan sosial.
“Sekolah Rakyat bisa menjadi jembatan harapan bagi mereka yang terpinggirkan oleh sistem pendidikan formal. Sebab banyak anak tidak bersekolah bukan karena tidak mau belajar, tapi karena faktor ekonomi dan minimnya dukungan lingkungan,” ungkap Sri Puji belum lama ini.
Untuk angkatan pertama, Sekolah Rakyat di Samarinda menetima 100 peserta didik terbagi 50 siswa tingkat SMP dan 50 siswa tingkat SMA.
Menurut Puji, konsep Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik dasar secara gratis, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup, penguatan karakter, dan pemahaman nilai-nilai sosial secara mendalam.
“Kami sangat berharap dengan adanya program ini, murid kurang mampu memiliki kesempatan dalam mengenyam pendidikan yang layak,” bebernya.
Puji menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek sosial, melainkan bentuk nyata keberpihakan negara terhadap hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan, apapun latar belakangnya.
“Sudah waktunya kita merombak cara pandang terhadap pendidikan. Ini bukan hanya soal sekolah, tapi soal keberadilan sosial dan masa depan generasi muda,” tandasnya.
(adv)
