Tak Diundang Jokowi dalam Pertemuan dengan Para Ketum Parpol, Surya Paloh: Belum Tentu Tidak Dibutuhkan Besok
SOROTMATA.ID – Kerenggangan hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh belakangan ini ramai diperbincangkan.
Terlebih lagi saat tak diundangnya Surya Paloh dalam pertemuan Presiden Jokowi dengan para ketua umum partai koalisi pemerintah di Istana Kepresidenan pada Selasa (2/5/2023) lalu.
Menanggapi hal itu, Surya Paloh mengaku menerima itu sebagai bagian situasional.
Perihal tak diundangnya dalam pertemuan para ketua umum partai politik itu, Surya Paloh mengaku merasa NasDem sudah tak dibutuhkan lagi oleh presiden Jokowi.
“Saya pikir kalau kita berpikir secara normatif, Ndak dibutuhkan” kata Surya Paloh dilansir dari tayangan YouTube CNN Indonesia pada Rabu (10/5/2023) dengan judul Pecah Kongsi Surya Paloh – Jokowi.
Namun demikian Surya Paloh mengaku tidak hanya memikirkan secara normatif. Sebab kata dia, dalam mengusung Presiden Jokowi tidak dalam aspek pendekatan normatif.
“Saya mengusung Presiden Jokowi ini tidak dalam aspek pendekatan normatif, tidak linier” ujar Surya Paloh.
Ia lanjut mengatakan, Presiden Jokowi tidak memerlukan NasDem hari ini belum tentu besok masih tetap tidak memerlukan NasDem.
“Hari ini Presiden Jokowi tidak memerlukan saya dan Nasdem, apa memang besok juga dia tidak perlukan, apa sesudah dia tidak menjadi presiden lagi dia tidak memerlukan NasDem, belum tentu,” ujar Surya Paloh.
Sebelum Presiden Jokowi mengungkapkan alasan tak mengundang Surya Paloh dalam pertemuan dengan para ketua umum parpol.
Jokowi mengatakan hal itu lantaran Partai NasDem telah membangun koalisi perubahan bersama Partai Demokrat dan PKS.
Diketahui NasDem membangun koalisi bersama Demokrat dan PKS untuk mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di 2024 mendatang.
(*)
