Kaesang Pangarep Gabung PSI, PDIP Tak Masalah
SOROTMATA.ID — Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep memutuskan untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bergabungnya Kaesang ke PSI lantas mendapat tanggapan dari PDI Perjuangan lantaran sang ayah merupakan kader PDIP.
Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menjelaskan terdapat peraturan internal PDIP bahwa seluruh anggota keluarga inti kader partai, terlebih bagi para kader yang menduduki jabatan publik, tidak boleh aktif di partai lain.
Namun demikian Said Abdullah menilai Kaesang sudah bukan lagi keluarga inti Jokowi, setelah menikah.
“Kaesang memang benar merupakan anak Presiden Jokowi, yang merupakan kader PDI Perjuangan. Namun Kaesang, saat ini secara administratif dari Kartu Keluarga misalnya, telah membentuk keluarga sendiri. Sudah menjadi keluarga lain. Jadi, secara normatif tak ada hal yang luar biasa,” kata Said dalam keterangannya, Senin (25/9).
Lebih lanjut ia mengatakan, aktivitas politik Kaesang sebagai warga negara merupakan hal biasa.
Namun, Ia hanya menyinggung rekam jejak Jokowi sejak menjabat sebagai kepala daerah hingga presiden sudah berada dalam perahu bernama PDI Perjuangan.
“Baik pahit, manis, menjadi keluarga besar pejabat publik yang diusung PDI Perjuangan hampir dua dekade akan merupakan rangkaian perjalanan kehidupan yang cukup panjang, yang mau tak mau mempengaruhi perjalanan hidup siapa pun,” kata dia.
Karena itu, Said menilai jejak panjang perjalanan Jokowi sebagai kader PDI Perjuangan sedikit mengusik rasa heran masyarakat ketika Kaesang memutuskan memasuki partai lain.
Ia hanya menjelaskan keputusan Kaesang itu sebagai hal biasa. Said hanya menegaskan aktivitas PDI Perjuangan tetap berjalan untuk mengabdi pada negeri ini tanpa terganggu oleh persoalan apapun.
“PDI Perjuangan terlalu besar untuk terusik hanya oleh satu dua orang apalagi yang bukan menjadi pengurus inti. Jika seorang pengurus sekalipun keluar masih ada puluhan, ratusan, ribuan dan bahkan jutaan yang siap menggantikan,” kata dia.
(*)
