INTERNASIONAL

PM Inggris Desak Akhiri Penderitaan di Gaza, Soroti Permukiman Israel

SOROTMATA.ID  – Pemerintah Inggris mempertegas sikapnya terhadap kebijakan permukiman Israel di Tepi Barat Gaza.

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan pembangunan kawasan permukiman, termasuk proyek E1, berpotensi menghambat terbentuknya negara Palestina dan mengancam peluang tercapainya solusi dua negara.

Burnham menyampaikan sikap tersebut saat berpidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (22/9).

Ia juga menyoroti kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza yang terus memburuk akibat tingginya jumlah korban jiwa dan minimnya bantuan yang masuk.

Soroti Pembangunan Permukiman E1

Burnham secara khusus mengkritik keputusan Israel membuka tender pembangunan kawasan permukiman besar E1 di Tepi Barat.

Ia menilai proyek tersebut dapat memecah wilayah Tepi Barat dan menyulitkan terbentuknya negara Palestina yang berdaulat.

“Bulan lalu, Israel membuka tender untuk pembangunan kawasan permukiman besar E1, yang akan membelah Tepi Barat dan mengancam terwujudnya negara Palestina yang layak dan berdaulat. Hal ini tidak boleh dibiarkan terjadi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan Inggris tidak akan membiarkan perkembangan tersebut berlangsung tanpa respons. Burnham mengaitkan persoalan permukiman dengan masa depan solusi dua negara yang selama ini menjadi salah satu kerangka penyelesaian konflik Israel-Palestina.

“Kami tidak akan tinggal diam sementara penderitaan yang mengerikan terus bertambah, dan prospek solusi dua negara, harapan terbaik bagi perdamaian dan stabilitas kedua bangsa, justru terancam,” ucapnya.

Inggris Soroti Krisis Kemanusiaan Gaza

Selain persoalan permukiman, Burnham mengangkat kondisi warga sipil di Gaza. Ia menyoroti banyaknya korban jiwa, termasuk anak-anak, serta terbatasnya bantuan kemanusiaan yang masuk ke wilayah tersebut.

“Terlalu banyak orang yang telah kehilangan nyawa, termasuk begitu banyak anak-anak. Bantuan yang masuk masih sangat minim, dan situasi ini telah berlangsung terlalu lama,” kata Burnham, seperti dikutip Anadolu Agency.

BACA JUGA :  PBB Deklarasi Dukungan Prabowo di Pilpres 2024, Yusril Optimis Menang 

Burnham menegaskan Inggris ingin melihat penderitaan warga Gaza segera berakhir. London juga mempertahankan kebijakan untuk melarang perdagangan dari wilayah-wilayah pendudukan Israel dan menjatuhkan sanksi terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan permukiman di Palestina.

“Kami ingin melihat penderitaan dan kematian ini segera berakhir,” ucapnya.

Sikap tersebut menempatkan isu Gaza dan permukiman Israel sebagai bagian penting dari kebijakan luar negeri Inggris terhadap konflik Israel-Palestina.

(*)

1.007 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *