Komisi III DPRD Samarinda Soroti Pemadaman Listrik Bergilir, Tekankan Jadwal Lebih Transparan
SOROTMATA.ID – Komisi III DPRD Kota Samarinda terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelayanan publik, termasuk menyikapi pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda.
Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap produktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluhan masyarakat, Komisi III DPRD Kota Samarinda melakukan komunikasi dan meminta penjelasan dari PLN terkait penyebab terjadinya pemadaman bergilir tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat sesuai dengan kondisi di lapangan sekaligus mendorong percepatan penanganan gangguan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pihaknya pada awalnya menduga pemadaman terjadi akibat keterbatasan pasokan energi primer sebagaimana pernah dialami sejumlah daerah di Indonesia.
“Pada awalnya kami menduga pemadaman dipicu oleh keterbatasan pasokan energi, seperti yang pernah terjadi di beberapa daerah. Namun setelah mendapatkan penjelasan dari PLN, diketahui bahwa penyebabnya adalah gangguan teknis pada salah satu unit pembangkit,” ujar Abdul Rohim.
Mengawal Kepentingan Masyarakat
Meski penyebab gangguan telah diketahui, Abdul Rohim menegaskan kondisi tersebut tetap memerlukan perhatian serius karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, keberlangsungan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas rumah tangga, layanan publik, hingga roda perekonomian daerah.
Ia menilai para pelaku UMKM menjadi kelompok yang paling terdampak ketika pemadaman berlangsung dalam waktu tertentu. Aktivitas produksi, pelayanan kepada pelanggan, hingga penggunaan peralatan elektronik menjadi terganggu, sehingga berpotensi menurunkan produktivitas usaha.
Karena itu, DPRD Kota Samarinda berharap proses perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin agar pelayanan kelistrikan kembali normal. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memberikan kepastian layanan kepada pelanggan.
“Yang terpenting saat ini adalah percepatan penanganan gangguan agar masyarakat dan pelaku UMKM tidak terus merasakan dampaknya. Pemulihan layanan listrik harus menjadi prioritas sehingga aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan normal,” kata Abdul Rohim.
Abdul Rohim juga menjelaskan bahwa apabila persoalan berkaitan dengan sistem pembangkit maupun pasokan energi nasional, pemerintah daerah memiliki kewenangan yang terbatas untuk melakukan intervensi teknis. Oleh sebab itu, penyelesaiannya membutuhkan koordinasi yang baik antara PLN dengan pemerintah pusat agar proses pemulihan berjalan lebih optimal.
Pentingnya Informasi yang Cepat dan Transparan
Selain mendorong percepatan pemulihan layanan, DPRD Kota Samarinda juga menaruh perhatian terhadap aspek komunikasi publik.
Menurut Abdul Rohim, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas dan disampaikan lebih awal mengenai jadwal pemadaman agar dapat mengatur aktivitas serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Pemberitahuan yang memadai dinilai akan membantu masyarakat, pelaku usaha, maupun instansi pelayanan publik dalam menyesuaikan jadwal kegiatan, sehingga gangguan akibat pemadaman dapat diantisipasi dengan lebih baik.
“Kalau memang harus ada pemadaman terjadwal, informasinya jangan mendadak. Akan lebih baik jika diumumkan dua atau tiga hari sebelumnya sehingga masyarakat maupun pelaku usaha bisa menyesuaikan aktivitasnya,” tuturnya.
Melalui fungsi pengawasan yang dijalankan, Komisi III DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kualitas pelayanan publik di sektor ketenagalistrikan. DPRD berharap koordinasi antara PLN dan pemerintah pusat dapat menghasilkan percepatan pemulihan gangguan sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi kepada pelanggan, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik yang andal dapat terpenuhi.
(adv/dprdsmd)
