Dua Bangunan Terbakar di Samarinda Ulu, 23 Jiwa Terdampak
SOROTMATA.ID – Kebakaran melanda kawasan Wijaya Kusuma 10, RT 08, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, pada Sabtu dinihari (21/02/2026).
Peristiwa menyebabkan dua bangunan dengan total tiga pintu rumah hangus dilalap api.
Berdasarkan pendataan di lapangan, sedikitnya lima kepala keluarga (KK) atau sekitar 23 jiwa terdampak akibat insiden tersebut.
Kobaran api yang membesar sempat memicu kepanikan warga sekitar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas.
Komandan Posko 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samarinda, Tri Indarto, mengatakan laporan awal diterima melalui call center sekitar pukul 23.20 Wita. Menindaklanjuti laporan itu, tim pemadam langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian.
“Informasi awal masuk ke Call Center Disdamkarmat sekitar pukul 23.20 Wita, kemudian tim langsung kami kerahkan ke lokasi kejadian,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati api sudah membesar dan membakar bagian rumah warga. Meski demikian, proses pemadaman dinilai tidak menghadapi hambatan besar dari sisi teknis api.
Tri menyebut kendala utama justru berasal dari kondisi lingkungan permukiman. Akses jalan menuju lokasi yang sempit menyulitkan mobilitas armada pemadam untuk menjangkau titik api secara optimal.
“Dalam proses pemadaman tidak terlalu signifikan, hanya kendalanya akses yang cukup sempit,” jelasnya.
Kendala Sumber Air
Selain persoalan akses, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Minimnya titik suplai air membuat tim harus bekerja ekstra untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Tri Indarto menegaskan bahwa faktor tersebut menjadi hambatan paling terasa selama proses pemadaman berlangsung.
“Kendala selain akses yang sempit, sumber air yang sangat minim merupakan tantangan terberat tim di lokasi,” katanya.
Berdasarkan laporan sementara yang diterima petugas, titik awal api diduga berasal dari bagian dapur salah satu rumah warga. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
“Tadi laporan yang kita terima adalah bagian dapur daripada ruang masak di salah satu rumah, tetapi untuk pastinya biar pihak berwajib,” ujarnya.
Petugas pemadam bersama relawan berjibaku selama kurang lebih satu jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Upaya pendinginan kemudian dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru di lokasi.
Dalam penanganan insiden ini, Disdamkarmat Samarinda mengerahkan dua posko serta lima unit armada pemadam. Operasi pemadaman juga mendapat dukungan dari relawan damkar Kota Samarinda yang turut membantu di lapangan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian material bagi warga terdampak. Sejumlah keluarga kini harus mengungsi sementara sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
(*)
