Mark Zuckerberg Kritik Apple, Sebut Minim Inovasi
SOROTMATA.ID – Dalam dunia teknologi yang bergerak sangat cepat, inovasi adalah kunci untuk bertahan dan berkembang. Namun, menurut CEO Meta, Mark Zuckerberg, Apple kini tampaknya kehilangan arah dalam hal inovasi dan justru lebih fokus pada cara-cara untuk meningkatkan pendapatan dengan mengandalkan kebijakan yang menurutnya “sewenang-wenang”.
Zuckerberg tidak menafikan kesuksesan besar yang diraih Apple melalui iPhone, sebuah produk yang meluncur pertama kali pada 2007 dan mengubah wajah teknologi seluler selamanya. Namun, ia merasa bahwa Apple telah kehilangan momentum inovatif yang dimulai oleh Steve Jobs.
Menurutnya, meskipun iPhone tetap menjadi perangkat andalan, Apple kini tampaknya hanya mengulang-ulang formula yang sama, tanpa menambahkan terobosan baru yang dapat mengguncang pasar seperti iPhone pertama kali diluncurkan.
“Di satu sisi, [iPhone] sangat bagus, karena sekarang hampir semua orang di dunia memiliki ponsel, dan itulah yang memungkinkan hal-hal yang sangat menakjubkan,” kata Zuckerberg dikuti dari CNNIndonesia.
“Namun di sisi lain, mereka telah menggunakan platform tersebut untuk menerapkan banyak aturan yang menurut saya terasa sewenang-wenang dan [saya] merasa bahwa mereka tidak benar-benar menemukan sesuatu yang hebat untuk sementara waktu. Ini seperti Steve Jobs yang menemukan iPhone, dan sekarang mereka hanya membiarkannya begitu saja 20 tahun kemudian,” lanjut dia.
Zuckerberg mengatakan penjualan iPhone mengalami kesulitan karena konsumen membutuhkan waktu lebih lama untuk meng-upgrade ponsel mereka karena model-model baru bukanlah peningkatan besar dari iterasi sebelumnya.
Ia kemudian membongkar cara Apple mendapatkan uang lebih banyak adalah dengan menetapkan biaya hingga 30 persen kepada para pengembang aplikasi untuk menggunakan App Store. Menurut Zuckerberg biaya tersebut cukup tinggi dan merugikan para pengembang.
“Jadi bagaimana mereka menghasilkan lebih banyak uang sebagai sebuah perusahaan? Mereka melakukannya dengan cara, pada dasarnya, memeras orang, dan, seperti yang Anda katakan, mengenakan pajak 30 persen kepada para pengembang dengan membuat Anda membeli lebih banyak periferal dan hal-hal yang terhubung dengannya,” kata Zuckerberg.
“Anda tahu, mereka membuat hal-hal seperti Air Pods, yang memang keren, namun mereka baru saja melumpuhkan kemampuan orang lain untuk membuat sesuatu yang dapat terhubung ke iPhone dengan cara yang sama,” imbuhnya.
Menurut dia, Apple membela diri dari tekanan perusahaan lain dengan mengatakan bahwa mereka tidak ingin melanggar privasi dan keamanan konsumen. Namun, Zuckerberg mengatakan bahwa masalah ini akan selesai jika Apple memperbaiki protokolnya, seperti membangun keamanan yang lebih baik dan menggunakan enkripsi.
“Ini tidak aman karena Anda tidak membangun keamanan apa pun di dalamnya. Dan sekarang Anda menggunakannya sebagai pembenaran mengapa hanya produk Anda yang bisa terhubung dengan cara yang mudah,” jelas dia.
(*)
