INTERNASIONAL

Pezeshkian Sebut Iran Kini Berada dalam Perang Total dengan Amerika Serikat

SOROTMATA.ID  – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki babak baru.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya kini menghadapi perang skala penuh, yang menurutnya tidak hanya berlangsung di medan militer, tetapi juga merambah ke sektor ekonomi dan kehidupan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam rapat Dewan Yudisial Tertinggi Iran pada Senin (20/7).

Ia menilai strategi yang dihadapi Iran telah berubah, dari konfrontasi militer menjadi tekanan yang menyasar ketahanan ekonomi nasional.

“Kenyataannya adalah bahwa saat ini Republik Islam Iran terlibat dalam perang skala penuh. Perang saat ini bukan hanya perang rudal; musuh telah menyimpulkan bahwa mereka tidak dapat memaksa rakyat Iran untuk menyerah melalui serangan militer,” katanya, seperti dikutip kantor berita pemerintah IRNA.

Tekanan Ekonomi Jadi Medan Pertempuran

Pezeshkian mengatakan tekanan terhadap Iran kini lebih banyak diarahkan ke sektor ekonomi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi pemerintah karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Perekonomian dan mata pencaharian rakyat adalah arena konfrontasi terpenting dengan musuh,” ujar Pezeshkian.

Ia menegaskan pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi agar tekanan dari luar tidak semakin membebani masyarakat.

Ingatkan Ancaman Ketidakpuasan Sosial

Dalam kesempatan itu, Pezeshkian juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi sosial di tengah tekanan ekonomi yang terus meningkat. Ia menilai persoalan pengangguran, kemiskinan, dan kesulitan ekonomi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Tidak dapat diterima bagi kita untuk hidup dalam masyarakat di mana orang-orang berjuang dengan masalah mata pencaharian, pengangguran, kemiskinan, dan kesulitan,” katanya.

Menurut Pezeshkian, tekanan ekonomi yang berkepanjangan berpotensi memicu ketidakpuasan masyarakat dan mengganggu stabilitas nasional apabila tidak segera ditangani.

“Jika tekanan ekonomi menimbulkan ketidakpuasan sosial dan ketidakpuasan itu menyebar, modal sosial yang sangat besar yang diciptakan oleh rakyat untuk mendukung sistem tersebut dapat rusak.”

Persatuan Nasional Jadi Fokus

Pezeshkian kembali menegaskan bahwa pemerintah Iran menjadikan persatuan dan kohesi nasional sebagai prioritas utama dalam menghadapi situasi yang berkembang. Ia menyampaikan pesan serupa dalam pertemuan dengan para pemimpin media pada bulan lalu.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi modal utama bagi Iran untuk menghadapi tekanan dari luar sekaligus menjaga stabilitas negara di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

(*)

1.045 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *