Pengendalian Banjir Jadi Hal Prioritas, PUPR Kaltim Alokasikan Anggaran Rp1,5 Miliar untuk Normalisasi Sungai Karang Asam Besar
SOROTMATA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali melanjutkan program penanganan banjir di Kota Tepian di tahun 2023 ini.
Upaya pengendalian banjir ini dengan melakukan normalisasi Sungai Karang Asam Besar.
Upaya pengendalian banjir ini akan melibatkan Pemkot Samarinda, Pemprov Kaltim dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV.
Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda upaya pendalian bajir itu menjadi hal yang diprioritaskan.
“Jadi kalau untuk penanganan banjir di Samarinda ini, penyebab utama di sungai akibatnya pendangkalan dan penyempitan, itu yang diprioritaskan,” tegas Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, Jumat (3/2/2023).
DIketahui, untuk normalisasi SKM Dinas PUPR Kaltim mengalokasikan anggaran Rp9,8 miliar, untuk menuntaskan normalisasi sepanjang 17 kilometer.
Progres terkini sendiri, diungkapkan telah 70 persen rampung seluruh normalisasi SKM.
Sementara Pemkot Samarinda menyelesaikan terkait permasalahan sosialnya.
“Treatmennya sama seperti karang mumus dan karang asam besar, dibebaskan dulu dengan Pemkot baru kita kerjakan,” jelas Nanda, sapaan akrabnya.

Sementara itu, untuk normalisasi sungai di Sungai Karang Asam Besar, anggaran yang di alokasikan sendiri sebesar Rp1,5 miliar.
Dana tersebut diperuntukkan untuk normalisasi serta penguatan tebing Sungai Karang Asam Besar.
“Karang asam besar dari 9 kilometer tinggal 1,5 kilometer. Kalau tidak salah dikerjakan di sisi muara sungai,” pungkas Nanda.
(Redaksi)
