NASIONAL

Keluh Kesah Soal Utang Negara, Sri Mulyani Sebut Sering Dijadikan sebagai Stigma Politik

SOROTMATA.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan soal keluh kesahnya terkait dengan politisasi utang pemerintah saat ini.

Sri Mulyani menyebut utang negara saat ini sering dijadikan sebagai stigma politik.

Hal tersebut mengakitbatkan persepsi masyarakat terkait utang banyak yang salah kaprah.

Karena kesalahkaprahan itu, perekonomian negara dianggap sehat jika tidak memiliki utang.

Padahal kata Sri Mulyani, selama rasio utang itu terkendali dengan GDP negara maka masih berada dalam taraf sehat.

“Jadi memang masyarakat Indonesia perlu untuk terus. Saya anggap media Indonesia itu kan selama ini sering menjadikan utang itu sebagai stigma politik. Semoga tidak latah. Itu saja,” kata Sri Mulyani, Jumat (3/2).

Lanjut ia juga mengatakan, tidak ada negara yang sehat tanpa memiliki utang. Ia juga  mencontohkan negara Brunei Darussalam, Arab Saudi, maupun negara-negara lainnya

“Tidak ada! Semua negara, mau Brunei Darussalam, Saudi Arabia, semua negara punya. Orang Indonesia kalau lihat utang kayak,  ya sudah lah nggak usah ngomong,” katanya.

Terlebih, menurutnya, utang hanya salah satu dari komponen pemasukan keuangan negara. Artinya, pengelolaan utang akan berkaitan erat dengan pengelolaan keseluruhan APBN.

“Kalau bicara pengelolaan utang, ya keseluruhan ekonomi kita. Kalau kita ingin utang turun, (walaupun) rasio (utang Indonesia) 39 itu sehat sebetulnya, itu selama ini terobsesinya sehat itu dianggap nggak ada utang,” paparnya.
(*)

1.158 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *