RAGAM

Soal Perjanjian Politik Anies dan Gerindra, PKS Tantang untuk Dibuka ke Publik

SOROTMATA.ID – Perjanjian politik antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto ramai diperbincangkan belakangan ini.

Perjanjian politik itu pertama kali di suarakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sandiga Uno.

Terkait dengan hal ini, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menantang Gerindra berani buka-bukaan perjanjian politik itu.

Sebab, hal itu akan membuat isu tersebut terungkap dan tidak jadi ganjalan menuju Pilpres 2024.

Tantangan itu dilontarkan oleh Ketua Departemen Politik PKS Nabil Ahmad Fauzi.

Dia menilai, isu tersebut muasalnya dari pihak Gerindra, khususnya wakil ketua Dewan Pembina Gerindra, Sandiaga Uno, yang dulu pasangan Anies Baswedan di Pilgub DKI.

Lantaran hal itu, PKS menyebut, harusnya Gerindra berani secara terbuka membuka isi perjanjian tersebut, bukan malah dijadikan narasi dan isu ke publik.

“Poinnya adalah, pernyataan kan dimulai dari Gerindra. Kami serahkan ke Gerindra, ya sampaikan saja ke publik. Ini diungkap kan berarti mereka punya motif publik,” kata Nabil, Jumat (3/1/2023)

“Jika ada pihak yang masih ganjal terkait Pak Anies, silakan diselesaikan,” ujarnya.

Ia lantas menyebutkan, pihak koalisi perubahan sudah yakin soal Anies Baswedan dan isu perjanjian politik tidak mempengaruhi.

“Dari situ, kami firm, yakin sudah dengan langkah politik kami. Silakan (perjanjia politik Prabowo-Anies Baswedan) diungkapkan ke publik.”

Maka dari itu, katanya, ia menantang agar Gerindra mau buka ke publik saja soal perjanjian politik Anies-Prabowo tersebut.

“Jadi silakan dibuka ke publik. Malah jadi isu kontradiktif. Kita ini mandangnya ke depan jauh lebih penting,” pungkasnya.

(*)

1.176 Tayangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *